Category: Blog

Your blog category

  • Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Bongkar Pabrik Narkoba di Bali BNN Sita 7.8 KG Party Drugs Dan 223 KG Bahan Baku

    Bongkar Pabrik Narkoba di Bali BNN Sita 7.8 KG Party Drugs Dan 223 KG Bahan Baku

    Bongkar Pabrik Narkoba di Bali BNN Sita 7.8 KG Party Drugs Dan 223 KG Bahan Baku

    Sinergi BNN , Imigrasi Dan Bea Cukai Ungkap Laboratorium Narkotika Ilegal Milik WNA Rusia Di Bali

    Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali berhasil mengungkap pabrik rahasia (clandestine lab) narkotika jenis mephedrone atau party drug di sebuah vila di Kawasan Gianyar, Bali. Sebanyak 2 warga negara asing (WNA) asal Rusia telah diamankan.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif sejak Januari 2026. Tim gabungan akhirnya melakukan penindakan pada Kamis (5/3) di Vila Lavana De’Bale Marcapada, Blahbatuh, Gianyar.

    Bongkar Pabrik Narkoba di Bali BNN Sita 7.8 KG Party Drugs Dan 223 KG Bahan Baku

    Kedua pelaku diketahui sempat menyewa 2 vila lain dengan lama waktu 1 bulan sebagai tempat penerimaan paket-paket bahan dan peralatan clandestine lab dari marketplace oleh tersangka ST. Setelah terkumpul, tersangka NT selaku ‘koki’ mulai memproduksi di Villa Lavana. NT juga tak pernah tinggal menetap selain untuk produksi, namun juga menyewa vila-vila lain.

    Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti narkotika jenis mephedrone padatan sebanyak kurang lebih 644 gram dan dalam bentuk cairan sebanyak 7.250 mililiter, sehingga total berat bruto menjadi 7.894 gram (7,8 kg).

    Ada pula berbagai prekursor atau bahan baku padatan sebanyak 2.600 gram (2,6 kg) dan cairan sebanyak 219.780 mililiter (219,7 kg) total berat bahan baku mencapai 223,3 kg yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi mephedrone.

    Fakta bahwa laboratorium kembali ditemukan di Bali dan dijalankan oleh warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi target pasar dan produksi narkotika bagi jaringan internasional. Pengungkapan ini merupakan komitmen BNN RI untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba dengan melakukan penindakan di hulu (preventive strike) sebelum narkoba beredar di masyarakat.

    Atas perbuatannya, para tersangka kini terancam hukuman pidana mat1, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Dari operasi ini, BNN berhasil menyelamatkan lebih ari 31.576 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

    Apresiasi setinggi-tingginya untuk BNN atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata komitmen dalam memutus jaringan peredaran narkotika dan melindungi generasi bangsa.

    #bali #bnn

  • Berkat BNN Lab Narkoba Sindikat Rusia di BaliTerbongkar Dan Hampir 8 Kg Party Drug Disita 

    Berkat BNN Lab Narkoba Sindikat Rusia di BaliTerbongkar Dan Hampir 8 Kg Party Drug Disita 

    Sinergi BNN , Imigrasi Dan Bea Cukai Ungkap Laboratorium Narkotika Ilegal Milik WNA Rusia Di Bali

    Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali berhasil mengungkap pabrik rahasia (clandestine lab) narkotika jenis mephedrone atau party drug di sebuah vila di Kawasan Gianyar, Bali. Sebanyak 2 warga negara asing (WNA) asal Rusia telah diamankan.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif sejak Januari 2026. Tim gabungan akhirnya melakukan penindakan pada Kamis (5/3) di Vila Lavana De’Bale Marcapada, Blahbatuh, Gianyar.

    Kedua pelaku diketahui sempat menyewa 2 vila lain dengan lama waktu 1 bulan sebagai tempat penerimaan paket-paket bahan dan peralatan clandestine lab dari marketplace oleh tersangka ST. Setelah terkumpul, tersangka NT selaku ‘koki’ mulai memproduksi di Villa Lavana. NT juga tak pernah tinggal menetap selain untuk produksi, namun juga menyewa vila-vila lain.

    Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti narkotika jenis mephedrone padatan sebanyak kurang lebih 644 gram dan dalam bentuk cairan sebanyak 7.250 mililiter, sehingga total berat bruto menjadi 7.894 gram (7,8 kg).

    Ada pula berbagai prekursor atau bahan baku padatan sebanyak 2.600 gram (2,6 kg) dan cairan sebanyak 219.780 mililiter (219,7 kg) total berat bahan baku mencapai 223,3 kg yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi mephedrone.

    Fakta bahwa laboratorium kembali ditemukan di Bali dan dijalankan oleh warga negara asing menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi target pasar dan produksi narkotika bagi jaringan internasional. Pengungkapan ini merupakan komitmen BNN RI untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba dengan melakukan penindakan di hulu (preventive strike) sebelum narkoba beredar di masyarakat.

    Atas perbuatannya, para tersangka kini terancam hukuman pidana mat1, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Dari operasi ini, BNN berhasil menyelamatkan lebih ari 31.576 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

    Apresiasi setinggi-tingginya untuk BNN atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata komitmen dalam memutus jaringan peredaran narkotika dan melindungi generasi bangsa.

    #bali #bnn

  • Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, melaksanakan pengecekan jalur Tol Kapal Betung pada pukul 10.00 WIB dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran pada Operasi Ketupat 2026.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.

    Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumsel bersama rombongan melakukan survei langsung terhadap kondisi jalur tol yang menjadi salah satu akses utama arus mudik di wilayah Sumatera Selatan. Peninjauan dilakukan mulai dari Talang Kelapa – Musi Landas – Rest Area – Jembatan Musi V – Kramasan – hingga Kayu Agung.

    Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kelayakan jalur, serta fasilitas pendukung, termasuk rest area dan titik-titik strategis yang berpotensi menjadi pusat kepadatan kendaraan selama periode mudik.

    “Pengecekan ini merupakan bagian dari langkah kesiapan kita dalam menghadapi arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui masyarakat berada dalam kondisi aman, layak, dan siap digunakan,” ujar Kapolda Sumsel.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Melalui koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi, kami berharap pelaksanaan pengamanan mudik tahun ini dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri @polisi_indonesia

  • Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Jelaskan Kebijakan Presiden Prabowo

    Seskab Teddy Dinilai Berani Pasang Badan Jelaskan Kebijakan Presiden Prabowo

    Peran Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dinilai semakin menonjol di tengah derasnya kritik publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pengamat menilai Teddy tampil di garis depan untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat.

    Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menyebut Teddy menunjukkan keberanian politik dengan tidak mengambil jarak dari polemik kebijakan. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan fungsi strategis Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik, terutama saat muncul perdebatan tajam di ruang publik.

    Igor mencontohkan ketika program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan publik. Dalam situasi tersebut, Teddy tampil memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai tujuan dan arah kebijakan pemerintah. Sikap ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga agar visi Presiden tidak terdistorsi oleh berbagai narasi yang berkembang.

    Lebih jauh, Igor menilai komunikasi aktif yang dilakukan Teddy mencerminkan peran Seskab tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan pesan kebijakan Presiden tersampaikan secara jelas kepada masyarakat. Di tengah tekanan kritik publik, kehadiran figur yang mampu menjelaskan visi Presiden secara langsung dinilai menjadi elemen penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

  • Peran Krusial Seskab Teddy Berani ‘Pasang Badan’ Jelaskan Kebijakan Presiden di Tengah Gelombang Kritik

    Peran Krusial Seskab Teddy Berani ‘Pasang Badan’ Jelaskan Kebijakan Presiden di Tengah Gelombang Kritik

    Peran Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dinilai semakin menonjol di tengah derasnya kritik publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pengamat menilai Teddy tampil di garis depan untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat.

    Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menyebut Teddy menunjukkan keberanian politik dengan tidak mengambil jarak dari polemik kebijakan. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan fungsi strategis Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik, terutama saat muncul perdebatan tajam di ruang publik.

    Igor mencontohkan ketika program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan publik. Dalam situasi tersebut, Teddy tampil memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai tujuan dan arah kebijakan pemerintah. Sikap ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga agar visi Presiden tidak terdistorsi oleh berbagai narasi yang berkembang.

    Lebih jauh, Igor menilai komunikasi aktif yang dilakukan Teddy mencerminkan peran Seskab tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan pesan kebijakan Presiden tersampaikan secara jelas kepada masyarakat. Di tengah tekanan kritik publik, kehadiran figur yang mampu menjelaskan visi Presiden secara langsung dinilai menjadi elemen penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

  • Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel

    Kapolri Jenderal listyo Sigit Laksanakan Panen Raya dan Penyebaran Ikan di Ekosistem Pendukung SPPG Polda Sumsel

    Kegiatan panen raya dan penyebaran ikan di ekosistem pendukung SPPG dilaksanakan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolda di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

    Kegiatan tersebut juga dihadiri para Pejabat Utama Mabes dari Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama rombongan melakukan panen hasil pertanian sekaligus menebar benih ikan di area ekosistem pendukung SPPG Polda Sumsel.

    Program ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan produktif yang dikelola oleh jajaran Polda Sumsel guna mendukung ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
    Kapolri menyampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif yang dilakukan Polda Sumsel dalam memanfaatkan lahan sebagai ekosistem terpadu yang mencakup sektor pertanian dan perikanan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi satuan wilayah lainnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
    Melalui kegiatan panen raya dan penyebaran ikan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo@shandinugroho95

  • Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Apel Di Palembang Kapolri Ajak Ojol Dan Buruh Turut Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

    Kapolri ajak ojol-buruh turut jaga persatuan dan stabilitas nasional

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama buruh dan ojek online di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-Divhumas Polri

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online (ojol) hingga buruh untuk turut menjaga persatuan dan stabilitas nasional dalam merespons dinamika situasi global yang terus memanas.

    Dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sigit menyampaikan bahwa situasi global berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu menjaga persatuan bangsa.

    “Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

    Dia menegaskan buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

    “Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” katanya.

     

    Untuk itu, Kapolri pun menyampaikan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

    Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online.

    Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

    “Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya.

    Untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, dia juga sudah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button, dalam rangka mencegah pengemudi ojek online menjadi korban pencurian dan kekerasan alias begal.

     

    “Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” katanya.

  • Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Kapolri menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.–

    Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR untuk Petani Jagung, Target Putus Rantai Tengkulak

     Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi petani dengan menggandeng empat bank milik negara dalam program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.

    Program ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses permodalan yang sehat sekaligus memutus ketergantungan terhadap tengkulak.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Polri dan empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7 Maret 2026).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Polri dalam melindungi ekosistem ekonomi petani, khususnya petani jagung, agar memiliki akses permodalan yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Menurut Kapolri, selama ini banyak petani yang terjebak dalam praktik tengkulak melalui sistem ijon atau harga beli hasil panen yang tidak menguntungkan.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan dari perbankan, petani diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara mandiri.

    “Dengan adanya KUR dari bank-bank Himbara, petani dapat memperoleh modal kerja yang lebih sehat. Selain itu, dengan Bulog sebagai offtaker, hasil panen petani juga memiliki kepastian pasar,” ujar Kapolri saat meninjau kegiatan tanam jagung serentak di kawasan Indralaya Indah, Ogan Ilir.

    Dalam skema kerja sama tersebut, Perum Bulog berperan sebagai pembeli hasil panen jagung petani, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak dalam menjual hasil produksinya.

    Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani dapat memperoleh harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya terlibat dalam pendampingan kegiatan tanam, tetapi juga turut memastikan kesejahteraan petani melalui berbagai program dukungan ekonomi.

    Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani yang dinilai layak untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR dari perbankan.

    Sementara itu, peran pengawasan di tingkat lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas mendampingi para petani serta memantau perkembangan usaha pertanian.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Kapolri menyebutkan bahwa kesejahteraan petani memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    “Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi masyarakat juga akan terjaga. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan,” kata Kapolri.

    Kerja sama antara Polri dan bank-bank Himbara ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Selama periode tersebut, jajaran kepolisian di daerah akan berperan sebagai penghubung antara petani dengan pihak perbankan.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho yang turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa jajaran Polda Sumsel siap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat desa.

    Menurutnya, seluruh jajaran Polres hingga Polsek akan berperan aktif memastikan penyaluran bantuan permodalan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani.

    “Polda Sumsel siap mendukung program ini agar dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kapolda.

    Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan dalam mendampingi kelompok tani agar mampu memanfaatkan program KUR secara efektif.

    Kehadiran aparat kepolisian di tingkat desa diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah.

    Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah Polda Sumsel mendapatkan informasi dan pendampingan terkait program KUR ini,” kata Nandang.

    Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan, jaminan pasar dari Bulog, serta pendampingan dari Polri, para petani jagung diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara lebih mandiri.