Kapolri Tunjuk Irjen Pol Sandi Nugroho Jabat Kapolda Sumsel
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 yang diterbitkan pada 15 Januari 2026. Sedangkan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya di Palembang, Sabtu, membenarkan adanya mutasi jabatan pimpinan tertinggi kepolisian di wilayah Sumsel tersebut.
“Iya benar, surat telegramnya sudah keluar. Mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri, selain sebagai bentuk pembinaan karier, promosi, dan penyegaran, juga untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan profesionalisme,” katanya.
Ia menambahkan rotasi jabatan merupakan bagian dari penguatan organisasi Polri secara berkelanjutan.
Terkait pelaksanaan upacara serah terima jabatan, Polda Sumsel saat ini masih berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk penentuan jadwal pelaksanaannya.
“Untuk serah terima jabatan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” kata Nandang.
Irjen Pol Sandi Nugroho sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri selama sekitar tiga tahun sejak Februari 2023. Pengalamannya di bidang kehumasan Mabes Polri dinilai menjadi bekal penting dalam memimpin satuan kewilayahan dengan karakteristik masyarakat yang beragam dan dinamis seperti Sumatera Selatan.
BNN Nasional -Universitas Pancasila Perkuat P4GN, Kepala BNN: Kampus Benteng Moral Berbasis Nilai Pancasila
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menyambut baik inisiatif Universitas Pancasila untuk menjalin kerja sama dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya melalui pendekatan edukatif dan penguatan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Hal tersebut disampaikan Komjen Suyudi saat menerima audiensi Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid, beserta jajaran pimpinan universitas di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis di bidang pendidikan, pencegahan narkoba, serta penguatan ideologi Pancasila.
“Kampus memiliki peran strategis sebagai benteng moral dan intelektual bangsa. Sinergi antara BNN dan perguruan tinggi sangat penting. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, mengingat paparan narkotika kini semakin marak di lingkungan kampus dan sekolah,” jelas Kepala BNN RI.
“Kita perlu kebersamaan agar generasi muda tidak terjerumus, baik sekadar mencoba-coba maupun masuk ke dalam jaringan,” imbuhnya.
Perkuat Kolaborasi dengan Instansi Pendidikan
BNN menilai penguatan ideologi Pancasila merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan diri masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi, diharapkan dapat diwujudkan berbagai program konkret dan berkelanjutan, seperti riset bersama, pengabdian kepada masyarakat, edukasi hukum, hingga kampanye pencegahan narkoba di lingkungan kampus.
Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid, menegaskan pentingnya kerja sama dengan BNN dalam rangka menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika yang dapat merusak moral bangsa.
“Kami melihat BNN sebagai lembaga yang sangat penting. Kami membutuhkan pandangan dan nasihat untuk mahasiswa kami. Generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Pancasila, tidak hanya perlu diselamatkan dari narkotika, tetapi juga dibangun moral dan karakternya,” kata Adnan.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara BNN dan Universitas Pancasila dalam mewujudkan generasi muda Indonesia yang berkarakter, berintegritas, serta bersih dari narkoba.
Komitmen Jaga Jakarta Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 83 Kg Ganja di Bekasi
Polda Metro Jaya berhasil menyita 83 kg ganja senilai Rp1,6 miliar dan menangkap tiga orang tersangka (dua pria dan satu wanita) di Bekasi Timur. Penangkapan yang merupakan bagian dari program “Jaga Jakarta”.
JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pengedar narkotika dengan menyita barang bukti berupa ganja seberat 83 kilogram. Operasi penangkapan ini dilakukan di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.
“Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka yang terdiri dari dua laki-laki berinisial M, A dan satu perempuan berinisial S,” ungkap Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2026).
Kronologi Penangkapan
Kasus ini terungkap pada Selasa (6/1) berkat laporan masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba di wilayah Duren Jaya, Bekasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kepolisian langsung melakukan pemantauan di lapangan.
Penyergapan dimulai pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah SPBU di Jalan H. Nonon Sonthanie. Di sana, petugas mengamankan tersangka A yang kemudian bernyanyi mengenai lokasi penyimpanan barang haram tersebut.
Pakar UB Nilai KUHP Baru Belum Siap Diimplementasikan
“Dari hasil interogasi awal, A mengaku masih menyimpan narkotika jenis ganja di rumahnya. Petugas kemudian bergerak menuju sebuah rumah di Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur,” jelas Parikhesit.
Di lokasi kedua, polisi meringkus tersangka M dan S. Saat penggeledahan di dalam kamar, petugas menemukan paket besar ganja yang disembunyikan dalam kardus dan plastik.
Barang Bukti dan Dampak Penyelamatan
Selain ganja dengan berat bruto 83.021 gram, polisi juga menyita berbagai barang bukti pendukung seperti ponsel, buku catatan transaksi, dompet, dan tas. Nilai ekonomi dari barang bukti ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
“Ganja seberat 83 kilogram ini bernilai sekitar Rp1,6 miliar dan menyelamatkan sekitar 250 ribu jiwa dari bahaya narkoba,” kata Parikhesit.
Komitmen “Jaga Jakarta”
Operasi ini merupakan bagian dari program “Jaga Jakarta” yang dicanangkan Kapolda Metro Jaya untuk memberantas peredaran gelap narkoba demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan sehat.
Saat ini, ketiga tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan intensif untuk memburu jaringan yang lebih luas di balik peredaran ganja tersebut.
Terjadi Pohon Tumbang Di Ks Tubun Warga Lapor Via 110 Polsek Palmerah Gerak Cepat bersama Instansi Terkait Tangani
Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat, bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 terkait kejadian pohon tumbang yang menghalangi akses jalan di wilayah Palmerah, Jumat (2/1/2026).
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora mengatakan, Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Ori K.S Tubun, RT 07/RW 02, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, di mana sebuah pohon tumbang menimpa kabel optik dan mengganggu arus lalu lintas setempat.
” Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas Ipda Bambang K., S.H. bersama piket fungsi Polsek Palmerah segera mendatangi lokasi kejadian,”ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 3/1/2026
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran KBS, petugas PPSU Kota Bambu Selatan, dan PJU Binamarga Jakarta Barat untuk proses evakuasi dan pemotongan pohon.
Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari Jalan Brigjen Katamso menuju Jalan Jati Baru Raya sementara belum dapat dilalui demi keselamatan pengguna jalan.
Meski demikian, petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam merespons setiap aduan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.
Polsek Palmerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat cuaca ekstrem, serta memanfaatkan layanan Call Center kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.
Hasil Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Metro Jaya Terima 74.013 Laporan Sepanjang 2025, Tertinggi Nasional
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Metro Jaya Terima 74.013 Laporan Sepanjang 2025, Tertinggi Nasional
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Metro Jaya Beri Kontribusi 16 Persen Dari Laporan Polri Nasional
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Polda Metro Jaya Rilis Akhir Tahun 2025: Ungkap Kasus Kriminal dan Narkoba, Dukung Indonesia Emas 2045
Polda Metro Jaya menggelar rilis akhir tahun (RAT) 2025 pada Rabu, 31 Desember 2025, memaparkan berbagai keberhasilan dalam menjaga kondusivitas Jakarta sepanjang tahun. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.
Bertempat di gedung BPMJ, Jakarta Selatan, acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya, Kapolres jajaran, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Metro Jaya turut menyoroti perannya dalam mendukung ketahanan pangan pemerintah pusat. Komitmen ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Dukungan tersebut diwujudkan melalui gerakan pangan murah, penanaman jagung, hingga pendirian beberapa Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Capaian Pengungkapan Kasus Kriminal
Capaian signifikan juga terlihat dari pengungkapan kasus-kasus kriminal. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil mengungkap dan menyelesaikan kasus hingga 109 persen dari target.
Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mencatat pengungkapan 58 persen kasus. Salah satu keberhasilan menonjol adalah terbongkarnya sindikat impor baju bekas ilegal jaringan internasional, yang diikuti dengan pembekuan aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp 22 miliar.
Di ranah digital, Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsiber) bersama pemangku kepentingan terkait berhasil mengungkap sejumlah kejahatan siber. Upaya mereka mencakup pemblokiran situs judi online dan modus penipuan love scam, demi menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.
Tak ketinggalan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga menunjukkan kinerja impresif. Sepanjang tahun 2025, total barang bukti narkoba seberat 3,2 ton berhasil disita. Jumlah ini diperkirakan mampu menyelamatkan 10.164.673 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Polda Metro Jaya Terima Laporan Polisi Paling Tinggi se-Indonesia
Jakarta: Polda Metro Jaya menggelar agenda rilis akhir tahun (RAT) untuk menyampaikan kinerja dan capaian sepanjang 2025 di Gedung BPMJ, Jakarta. RAT dibuka dengan tayangan kaleidoskop kinerja Polda Metro.
Kemudian, dilanjutkan penyampaian paparan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri. Asep mengatakan RAT ini sebagai bentuk keterbukaan, akuntabel, dan transparansi kepada masyarakat.
Kaleidoskop yang ditampilkan menggambarkan dinamika Kamtibmas pelayanan, dan penegakan hukum yang dilakukan. Asep menyebut sepanjang 2025, Polda Metro Jaya paling tinggi se-Indonesia menerima laporan polisi dari masyarakat.
“Tingginya volume gangguan Kamtibmas di Polda Metro Jaya, dengan jumlah laporan polisi tertinggi di Indonesia dan berkontribusi sekitar 16 persen dari total laporan polisi nasional,” kata asep dalam paparannya di BPMJ, Jakarta, Rabu, 31 Desember 2025.
Berdasarkan data yang dipaparkan, ada 329.120 laporan kejahatan di seluruh Indonesia. Polda Metro Jaya menerima 74.013 laporan kejahatan atau 16 persen dari jumlah laporan polisi nasional.
Asep menyebut pada aspek Kamtibmas sepanjang 2025, Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan di berbagai kegiatan masyarakat. Baik agenda nasional, internasional, dan demonstrasi dengan 2.304 kegiatan.
“Kami berupaya untuk melayani, hak aspirasi dihormati, namun ketertiban umum harus tetap terjaga,” pungkas jenderal polisi bintang dua itu.
Adapun, RAT Polda Metro Jaya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Metro, seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, hingga para direktur.
Selain itu, hadir pula Pangdam Jaya, Penyidik Madya BNNP Siswoyo, hingga elemen masyarakat.
Dukung Program MBG Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo Pimpin Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.
Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).
Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.
“Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.
Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.
Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.
“SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.
Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.
“Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Kesiapan Posko Operasi Lilin Jaya 2025″
JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok memastikan kesiapsiagaan penuh jelang perayaan Tahun Baru 2026 melalui pengecekan langsung terhadap pos-pos dalam Operasi Lilin Jaya 2025. Pengecekan dilaksanakan pada Sabtu (27/12), terhadap tiga Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, satu Pos Terpadu, dan Posko Operasi.
Tim yang dipimpin AKP Hendro Prayitno mengecek lokasi seperti Pos Pengamanan NPCT 1, Pos 9, Pasar Ikan Modern, Dermaga Dishub Kaliadem, dan Terminal Penumpang Pelni. Hasilnya, seluruh personel dinyatakan lengkap dan siap siaga. Kebersihan, sarana prasarana, serta kelengkapan logistik dan administrasi juga dalam kondisi optimal.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah H. Tobing, menegaskan komitmennya.
“Kami memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan siap operasional, baik dari sisi personel, sarana prasarana, maupun dukungan logistik. Operasi Lilin Jaya 2025 bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat, khususnya pengguna jasa pelabuhan dan transportasi laut,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, personel juga mendapat arahan untuk menjaga penampilan rapi, memahami tugas, meningkatkan kewaspadaan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Situasi selama kegiatan dipantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi untuk memastikan operasi berjalan optimal di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.